TEKNOLOGI SINKRONISASI ESTRUS DAN ARTIFICIAL INSEMINATION DI KABUPATEN LAMONGAN

Nuril Badriyah(1*), Qabilah Cita(2), Fathul Amin(3),

(1) Universitas Islam Lamongan
(2) Fakultas Peternakan
(3) Fakultas Peternakan
(*) Corresponding Author

Abstract


Khalayak sasaran kegiatan ini adalah Petani Peternak yang tergabung dalam organisasi mitra Kelompok pembibitan sapi potong “Berkah”  dan kelompok studi IB di desa Jetis, kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Metode pendekatan yang digunakan adalah : pemetaan potensi lokasi, penyuluhan berkerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, penyediaan sarana yang dibutuhkan, pelatihan dan pendampingan teknologi sinkronisasi estrus dan artificial insemination . Teknologi sinkronisasi birahi adalah teknologi  untuk meningkatkan litter size denga teknik super ovulasi yang didahului dengan gertak birahi (Estrus Synchonization) serta pada teknologi Kawin buatan (Artificial Insemination / AI) pada ternak merupakan salah satu upaya penerapan teknologi tepat guna yang merupakan  pilihan utama untuk peningkatan populasi dan mutu genetik sapi. Melalui kegiatan AI, penyebaran bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, serta diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para peternak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teknologi teknologi sinkronisasi estrus dan artificial insemination sangat tepat guna dalam mengatasi permasalahan peternak sapi potong pada program pembibitan. Kegiatan penyuluhan, penyediaan sarana, pelatihan dan manajemen pengelolaan kegiatan di tingkat kelompok mitra berjalan cukup baik. Diperlukan program pendampingan lebih lanjut terhadap  kegiatan kelompok mitra khususnya kegiatan keberlangsungan teknologi pada kelompok tani - ternak. Program penelitian juga perlu dilakukan untuk membantu penyelesaian masalah yang muncul serta inovasi teknologi yang diperlukan

Keywords


Sapi, sinkronisasi estrus dan artificial insemination.

References


Adikara, R.T.S., 1992 . Akupunktur Veteriner. Fakultas Kedokteran Hewan-Universitas Airlangga. Surabaya.

Caprifarmindo Labs., 2015. Capriglandin Inj. Hormon PGF2α Injeksi. PT. Caprifarmindo Labs. Bandung.

Disnak Jatim, 2012. Data Ternak sapi Propinsi Jawa Timur. Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur. Surabaya.

Ditjennak, 2012. Pedoman Optimalisasi Inseminasi Buatan (IB) tahun 2012. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kementerian Pertanian. Jakarta.

Dwi, L dan Leondro, H. 2014. Inseminasi Buatan. Bahan ajar. Unikama

Guntoro, S., N.Y.M. Suyasa, I.A.P. Parwati, dan M.R. Yasa, 1999. Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian. Seminar Nasional Peternakan dan Veteriner. Denpasar.

Iswoyo dan Widyaningrum P. 2008. Performance reproduksi sapi peranakan simental (PSM). Hasil Inseminasi Buatan di Kabupaten Sukoharjo Jawa tengah. Jurnal Ilmiah Ilmu Peternakan.

Kartasudjana R., 2001. Teknik Inseminasi Buatan pada Ternak. Modul Program Pengembangan Keahlian Budidaya Ternak. Jakarta.

Parwati, I. A. P., 2003. Pendapatan dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usaha Ternak Sapi. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Bali

Said, S., B. Tappa, M. Gunawan, C. Arman. 2012. Conception rates of bali cattle after oestrus synchronization with PGF2α and artificial inseminaton using frozen-thawed sexed semen. International Conference on Biotecnology. Bogor, Indonesia.

Saili Takdir, La Ode Baa, La Ode Arsad Sani, Syam Rahadi, I Wayam Sura dan Febiang Lopulalan, 2016. Sinkronisasi Estrus dan Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Cair Hasil Sexing pada Sapi Bali Induk Yang Dipelihara dengan Sistem yang Berbeda. Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo.UPTD Peternakan,Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Tenggara. JURNAL ILMU TERNAK VOL.16, NO.2Sekretariat Desa, 2016. Data Monografi. Desa Jetis. Kecamatan Lamongan. Kabupaten Lamongan.

Toelihere, M.R. 1981. Fisiologi Reproduksi Pada Ternak. Penerbit Angkasa. Bandung.

Toelihere, M.R., I.G.Ng. Jelantik dan P. Kune. 1990. Perbandingan performans produksi sapi Bali dan hasil persilangannya dengan Frisian Holstein di Besipae, Timor Tengah Selatan. Laporan Penelitian Fapet Undana, Kupang.

Wijoseno, S.R., L.G.S. Astiti, T. Panjaitan, A. Muzani dan N. Agustini, 2009. Beternak sapi Intensif. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Departemen Pertanian. Jakarta.

Yusuf, M., 2012. Buku Ajar Ilmu Reproduksi Ternak. Jurusan Produksi Ternak. Fakultas Peternakan. Universitas Hasanudin. Makasar.




DOI: https://doi.org/10.30736/ternak.v9i1.25

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




 

 Indexing at :

   
    

 

 

 

Jurnal Ternak : Jurnal Ilmiah Fakultas Peternakan Universitas Islam Lamongan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

 

 

 


Editorial Office

Jurnal Ternak : Jurnal Ilmiah Fakultas Peternakan Universitas Islam Lamongan


          Jl. Veteran 53 A Lamongan, Kampus Universitas Islam Lamongan

          ternak@unisla.ac.id / m.fathulamin@unisla.ac.id / dyanovita@unisla.ac.id

          +62857-5552-3443 / +6285852062381