PENGARUH SUBSTITUSI CEKER AYAM TERHADAP KUALITAS KIMIA NUGGET AYAM

Silviana Rahayu

Sari


Ceker ayam (kaki ayam) merupakan bagian dari tubuh ayam yang kurang diminati oleh sebagian masyarakat, ceker ayam merupakan hasil samping dari pemotongan ayam dengan nilai harga yang lebih murah dibandingkan dengan hasil pemotongan bagian dari tubuh ayam lainnya. Selama ini ceker ayam baru dimanfaatkan secara konvensional oleh masyarakat sebagai campuran sop dan krupuk ceker ayam untuk penganekaragaman pangan penelitian kali ini menggunakan ceker ayam yang diisubstitusikan ke dalam nugget ayam. Telah dilakukan penelitian pada tanggal 9 April sampai 12 mei 2018 untuk mengetahui kualitas kimia nugget ayam yang disubstitusi dengan ceker  ayam (shank) dari hasil limbah rumah potong ayam (RPA). Penelitian ini menggunakan  rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Variabel yang diamati dalam kandungan kimia (kadar air, kadar lemak,  kadar protein, kadar abu  dan kadar karbohidrat) dari data yang didapat dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi ceker ayam tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar lemak,kadar abu, kadar protein dan kadar karbohidrat nugget ayam (P<0,05). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya berbeda nyata hal ini dikarenakan kandungan ceker ayam tidak berbeda jauh dengan kandungan daging ayam.


Kata Kunci


ceker ayam, nugget, kualitas kimia nugget ayam.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Badan Standarisasi Nasional . 2002. Nugget ayam. SNI 01-6683. Badan Standarisasi Nasional, Jakarta.

Dinas peternakan Lamongan (2018).

Direktoral Jendral Peternakan. 2001. Departemen Pertanian dan Peternakan. Basis data Statistik. http://www.Deptan.com

Miwada, I. N. S. Dan I. N. Simpen. 2007. Optimalisasi Potensi ceker aya (shank) hasil limbah RPH melalui metode ekstraksi termodifikasi untuk menghasilkan gelatin. Skripsi Jurusan Produksi ternak. Fakultas Peternakan, Universitas Udayana, Denpasar. Moedjiharto, T.J. 2002. Usaha Industri Rumah Tangga Fish Nugget. Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Hasil Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.

Purnomo, H., D. Amertaningtyas, dan Siswanto. 2000. Pembuatan Chicken Nugget dengan Konsentrasi Tepung Tapioka dan Lama Pemasakan yang Berbeda. Prosiding Seminar Nasional Industri Pangan. Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia. Bogor.

SNI. 2014 Standart Nasional Indonesia SNI 0-6683-2014 Naget Ayam (chicken Nugget). Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.

Suradi. K. 2006. PerubahanSifat fisik daging ayam broiler post mortem selama penyimpanan temperatur ruang(change of physical characteristics of Broiler Chickeen meatpost mortem during room temperatur storage), jurnal, Fakultas Peternakan, Universitas Padjajaran. Bandung.

Widyastuti, E.S., A.S.Widati, R.D. Hanjariyanto, dan M.Y.Avianto.2010. Kualitas Nugget Ayam dengan Penambahan Keju Gouda. Jurnal Ilmu dan teknologi Hasil Ternak. 5(1): 1-10

Winarno, F.G. 1997. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Winarno, F.G.2004. Kimia Pangan dan Gizi. P.T. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Winarno, F.G. 2008. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta




DOI: https://doi.org/10.30736/ternak.v9i2.32

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




 

 Indexed in :

 

  

  

 

JURNAL TERNAK by: http://jurnalpeternakan.unisla.ac.id is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License